Ketika Air Mata Tak Lagi Berarti
Karya: Natalia Yohalni PetronDalam Diam Aku Menangis,
Setiap Tetes Adalah Luka,
Air Mataku Jatuh Tampah Suara,
Seperti Hujan Yang Enggan Disaksikan Dunia.
Ku Sembunyikan Pedih Di Balik Senyum,
Ketika Air Mata Tak Lagi Berarti,
Ia Hanya Basah Dan Mengalir, Tampah Tahu Kemana Ia Pulang,
Seperti Rasa Yang Perlahan Kehilangan Nama,
Tak Ada Lagi Makna Yang Tersisa Di Dalamnya.
Ku Coba Merindu, Tapi Yang Datang Hanya Ruang Kosong,
Kucoba Bersedih, Tapi Rasa Sudah Terlalu Lelah Untuk Pulang,
Mungkin Ini Bukan Tangis Yang Telah Mati,
Hanya Hati Yang Terlalu Banyak Memikul Sunyi Sendirian.
Maumere, 3 September 2026