IBU
Karya: Muhammad Zilfin PratamaDulu waktuku kecil ibulah yang menyusuiku
Merawatku dan menyayangiku,Dinding-Dinding
Rumah yang kusam menjadi saksi bisu menatap
Penuh haru pada setiap tetes keringat ibu yang
Jatuh
Malam Itu tetesan air matamu berbisik pilu
Pada bantal yang membisu,menceritakan
Seluruh lelah yang kau sembunyikan rapat
Rapat.Angin Malam dingin menyayat hati,
Menyaksikan jemarimu yang gemetar
Kini,dinding kamar tua itu meratap pilu
Lampu gantung yang redup ikut
Menangis dalam keheningan malam
Kursi goyangmu yang kosong terus
Memanggil namamu Dan Lantai
Rumah berbisik lirik,
Merindukan langkahmu yang telah
Padam Terimakasih Ibu untuk
Setiap tetes keringat dan ketulusan
Medan, 15 September 2026