Ratapan Niskala di Pelupuk Senjaku
Karya: Muhammad Fitra AgustianDi kala awan meredup, kulukiskan selembar elegi.
Mengapa sedu-sedan bermuara di dalam hatiku?
Lembayung sabana kian suram dibalut teja,
Mengapa amerta bermuara di pelupuk senjaku?
Bias bayangmu disemuti ingatan yang bersemayam di bumantara.....
Ufuk barat kini mengadukan nelangsa,
Rasa yang pudar digantikan nestapa.
Aku mengerti senandika ini didekap rinai yang kian lebat,
Membasuh asa yang ranap di dalam niskala.
Pekanbaru, 7 September 2026