Tangis untuk kotaku
Karya: Mira sofianaKulihat kota ini...
Tak lagi sama seperti dahulu.
Begitu cepat kobaran api melahapnya,
hingga nyaris tak tersisa jejak keindahannya.
Hutan-hutan yang dahulu hijau merimbun,
kini berubah menjadi tanah yang gersang.
Tangisku lirih meratapi kota ini.
Di mana hijaumu yang dahulu menyejukkan?
Di mana udara segar yang dahulu kuhirup?
Kini yang menetap hanyalah asap yang tebal,
hingga langit pun kehilangan birunya.
Pulihlah...
Aku sudah terlalu lama merindukan kotaku...
Merindukan kotaku yang dahulu,
tempat udara segar bebas kuhirup,
tanpa harus berlindung di balik sehelai kain.
Sebab, kotaku ini bukan sekadar tempatku berpijak...
Ia adalah rumah yang selalu ingin kujaga.
Dan tangisku yang sudah lama ini...
adalah rinduku pada kota yang ingin kembali pulih.
Pontianak, 13 september 2026/kabut tebal