Marisa Azahra - Buliran Kekalahan (OSN 3.8)

📅 15 September

 Buliran Kekalahan

Karya: Marisa Azahra




Aku berkecamuk amarah yang tabu
tetapi dibanding asap yang menggebu,
malah bulir-bulir air yang timbul.
Bulir kekalahan bagi anak manusia,
yang katanya segan untuk menghardik.

Ah, nurani ternyata lebih dahulu menerkam
amarah dan menjadikannya bulir tangis,
lalu menopang murka itu ke manapun aku melangkah hingga di pojok tersempit
ruangan nan sesak.

Duduk membisu bak si Nona Ponti,
terisak lirih sembari menertawakan diri,
di antara senyap kegelapan,
yang menjadikannya lenyap.

Berandai-andai kejadian itu terulang,
dengan versi daku berani untuk naik pitam,
tanpa harus memperlihatkan mata yang
berkaca-kaca bak kristal.

Tetapi semuanya hanya angan belaka,
aku sudah terlanjur mengurung diri, dan orang-orang itu terlanjur mengira bahwa aku
telah kalah, menganggapku lemah
dan tak berani melawan.

Panggil saja aku pengecut,
karena menurutku kecamuk amarah tidak selalu tentang perlawanan disertakan api yang membara, kadang ia juga meredam lalu menjelma
menjadi bulir-bulir air, ya air mata.


Pinrang, 12 September 2025