Senyuman dalam Keheningan
Karya: Margareth Felice Saputri TogatoropDalam keheningan malam,
ada jeritan yang tak terdengar,
ada goresan yang tak terlihat.
Sunyi menjelma penjara, menampung lara yang tak bersuara.
Kulihat diriku di balik cermin,
menatap mata yang berkaca-kaca, bak telaga bening yang siap pecah.
Tangan yang gemetar, tubuh yang lemah,
dan luka lama yang dulu kusimpan rapat, namun kini ia bangkit menagih ingatan.
Luka itu... kini hadir sepenuhnya menghancurkanku,
layaknya badai yang meruntuhkan tiang-tiang kalbu.
Maka kuraih kembali diriku yang ringkih,
memeluk erat perih yang enggan menjauh pergi.
Di sini, kesunyian kamar menjadi saksi bisu, betapa kerasnya aku berjuang menghadapi kehidupan.
Hingga akhirnya...
Sebuah lengkungan tipis terukir di bibirku,
menghadirkan senyuman yang indah.
Bukan karena bahagia datang menyapa,
melainkan sebagai sebuah topeng yang harus kembali kukenakan, agar dunia melihatku baik-baik saja.
Jatilawang, 1 September 2026