Tawa yang Menenangkan
Karya: Lotar MatiusDi saat hati terasa berat dan lelah,
tawa hadir bagai mentari pagi yang cerah.
Bukan tawa yang berisik atau pura-pura,
tawa sederhana yang menenangkan jiwa.
Ia lahir dari rasa syukur yang tulus,
melihat keharmonisan, mendengar angin berbisik lembut.
Setiap tawa yang terucap dari bibir,
adalah doa kecil yang menyentuh langit luas.
Tawa itu bukan tanda tiada kesedihan,
tapi keyakinan esok masih ada harapan.
Menguatkan saat kaki terasa lemah,
menjadi cahaya di jalan yang kelam.
Biarlah tawa ini menjadi jembatan damai,
menghubungkan hati, menghapus jarak dan luka.
Sederhana saja, tawa yang tulus dan murni,
penuh harapan, penuh kasih, dan damai sejahtera.
Padang Sidempuan 1 September 2026