Yang Tak Kembali
Karya: Joenathan ChrystianDi atas meja kayu usang, cangkir dingin tersisa,
Debu halus menari dalam cahaya meredup.
Ia bergumam lirih, kata-kata ceria,
Bagai embun pagi tak tersentuh senja.
Kotak tua terbuka, pita usangnya terurai,
Menyimpan aroma samar dari waktu yang berlalu.
Sepatu mungil berbaris rapi di ambang,
Saksi bisu jejak langkah, kini tak lagi berlanjut.
Ia hapus noda palsu dari wajahnya yang berseri,
"Semua baik-baik saja," bisiknya lirih pada diri.
Namun ada retak halus pada kaca yang dipegangnya,
Terlalu sunyi tuk diusir, terlalu dalam tuk terlihat.
Dan di sana, dalam hening, tak seorang pun bisa melihat,
Setetes embun jatuh, perlahan meresap.
Palembang, 9-9-2026