IRNA MARCELIA MANIK - Kepada Ayah, Yang Tak Pernah Menjadi Rumah (OSN 3.8)

📅 14 September

 Kepada Ayah, Yang Tak Pernah Menjadi Rumah

Karya: IRNA MARCELIA MANIK


Ayah
Aku tumbuh di antara dua musim:
Riuh petirmu dan sunyi setelahnya.
Rumah menjadi ruang paling asing,
Sebab langkahmu lebih sering membawa gentar
Daripada kabar tentang teduh.

Ayah
Mungkin kau tidak pernah tahu,
Seorang anak dapat tumbuh tanpa banyak meminta.
Namun, ia tetap mengingat
Siapa yang membuatnya merasa berharga,
Dan siapa yang membuatnya belajar bertahan.

Ayah
Aku bertanya kepada malam yang sunyi,
Mengapa ayah tidak seperti ayah mereka?
Mengapa sosok yang seharusnya melindungi,
Justru membuatku ingin bersembunyi?

Ayah, namamu seharusnya menjadi teduh,
Tempat pulang ketika dunia terasa runtuh.
Namun di rumah ini, langkahmu membawa gentar,
Dan suaramu membuat hatiku belajar bergetar.

Namun di antara luka yang tidak terlihat,
Aku masih menyimpan harapan yang kuat:
Semoga suatu hari, kata “ayah”
Tidak lagi berarti takut,
Melainkan kasih yang seharusnya kuterima.




Pematangsiantar, 14 September 2026