Masih Ada Aku
Karya: Hanifatun NajwaYang kau lihat mungkin hanya sebatas bubble chat,
sedangkan aku bermaksud mengirimi rasa hangat.
Kini aku tak lagi banyak berharap,
melihatmu baik-baik saja, itu terasa cukup.
Entah apa yang ada di dasar lautmu,
aku hanya ingin kau tau, bahwa masih ada Aku.
Aku yang kau butuhkan,
atau aku yang kau inginkan.
Aku tak tau, jadi kau boleh memilihnya sesuka hatimu,
biarlah aku hadir di setiap malam-malam yang terasa panjang bagimu.
Menemani, atau cukup saling memahami lewat malam-malam yang sunyi,
atau lewat hangatnya mentari di pagi hari.
Di setiap malam, aku menjengukmu,
meski tanpa kau sadari hangat yang kau rasa itu berasal dari aku yang berusaha mendekapmu.
Di sela-sela sunyinya malammu,
masih ada aku,
duduk di sampingmu bersama secangkir kopi dan sebatang rokok favoritmu.
Cilegon, 14 September 2026