Ia Bernama Hujan
Karya: Grace Florentina EvelynIa bernama hujan
yang menyertaiku sepanjang malam
baik hatinya
mau bermuara di pelupukku
tanpa harus kurayu
Aku tak pernah memanggil,
tapi curahnya
berbaur dengan riakku di bawah rembulan
Kubiarkan ia tumpah
meluapkan awan mendung
karena lelah menampung
Satu per satu menetesi pipi
mencairkan sesak yang tertimbun di dada
lalu luruh di ujung dagu
Inikah badai kecil yang kurawat sedemikian rupa?
Akhirnya reda pula
Jangan terlalu nyaman membasahi
sebab aku tak punya pakaian ganti
Namun datanglah kapan-kapan
mungkin saat aku butuh pelukan.
Purwokerto, 15 September 2026