Terbawa arus
Karya: Ghumaisha Syahla Naura ArifinHari yang kelabu
Berjalan ku kecil menuju teras..
Menyimak rintiknya yang berirama
Pecah, bertepuk dengan ranting
Berisik
Indah
Hembusan angin dingin
Menerpa hingga lubuk hati
Kuharap..
Kuharap..
Terlihat mencolok di tengah hiruk-pikuk dunia, mencari celah, mencari arah..
Menoleh... Melangkah
Berjalan
Berlari
Tak kunjung berhenti!
Apa? Mengejar apa..?
Makna? Dicari di mana?
Mungkin, di antara karat
Mungkin, di atas tumpukan buku
Mungkin, di antara kerumunan
Mungkin, di antara batu di jalan
Mungkin, di silaunya lampu kota
Mungkin, di tiap helaian rambut
Mungkin...tak lagi kelabu
Maka? Apa?
Tak perlu kusibak tiap halamannya
Tak perlu kubaca tiap kalimatnya
Tak perlu kurinci arti per katanya
Rasa ini, rasa ini hanya perlu penerimaan.
Karena..
Semua tak lebih dari lembaran yang perlu ditinggalkan.
Jakarta, 14 April 2026