Ghaida Trisabila - Pemilik Embun di Tanah Retak (OSN 3.8)

📅 06 September

 Pemilik Embun di Tanah Retak

Karya: Ghaida Trisabila


𝘏𝘢𝘳𝘢𝘱𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘪𝘭𝘶

𝘙𝘢𝘴𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘶

𝘒𝘢𝘴𝘪𝘩𝘬𝘶, 𝘣𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩…

Sudahlah. Mengapa kau terus menggerutu
menjelaskan bahwa kau, amat mencintai pria
itu?

Bukanlah, bukanlah, dan bukanlah

Bagaimana jika? Bukankah

Bukankah cinta sejati tak akan membuatmu
terombang-ambing di laut sejuta tanya

Bukankah cinta tidak membuatmu
meneteskan ratusan air bermakna untuk
seorang buta aksara pula rasa

𝘚𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩, 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘳𝘪𝘵… 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘳𝘪𝘵𝘭𝘢𝘩 𝘸𝘢𝘩𝘢𝘪 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘚𝘐𝘈𝘓!

Kepalan kembali menghantam dada

Menusuk lalu menikam membabi buta relung
jiwa

Berhati-hati terhadap manipulasi cinta

Namun,

Sampai kapan gadis itu akan terus
menumbalkan hati

𝘚𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘔𝘈𝘛𝘐!

Sudahkah… Aku… Benar-benar… Cukup… untukmu, Tuan…

DIAM. AKHIRI ITU!

Nyata. Bukan kau yang diinginkan

Detak dalam detik menghentikan isak tangis

Menyadarkan bahwa pria yang dahulu datang
dengan cinta berani merekayasa rasa
Menyibak ribuan memori berharga


Tasikmalaya, 6 September 2026