Fildzah Karimah Risti - IBU: WANITA KESAYANGAN TUHAN (OSN 3.8)

📅 12 September

 IBU: WANITA KESAYANGAN TUHAN

Karya: Fildzah Karimah Risti


Rumahku tak lagi utuh.
Lan rumahku hancur tak berbentuk.
Kala ibu bilang cukup.
Aku takkan berkutik.
Namun aku akan menangis dengan isyaratku.

Hening selalu tak disambut dirumah itu.
Tapi tidak dengan aku.
Lirih memberitauku setiap waktu.
Getirnya melihat ia selalu jatuh.
Berjalan dengan sebatang kayu.
Didampingi jam dinding yang mungkin berdetak nyaring.
Kck... Kck....
Namun naas tuli ini membebani.

Hatiku semakin terkikis.
Perempuan berseragam putih mengangkat tangan : nyerah tanda darinya.

Sesak mengunci data.
Hal lain masih ada.
Tulisan-tulisan tak terbaca.
Namun mengandung beribu kaca.
Tak ada guna aku dibesarkan.

Jika ditanya dimana sosok yang kupanggil ayah.
Maka akan ku jawab : ia telah mati !!....
Dikubur dalam kegelapan.
Doaku ia masuk neraka.

Airmataku jatuh... tes.
Ibu... doa... doaku.
Kan ku terbang setiap waktu.
Ku doakan kau direngut oleh yang menyayangimu.
Rumahku memang hanyalah ibu.
Namun kan ku ikhlaskan demi kebahagiaanmu.


Yogyakarta, 12 September 2026