Tawa yang Sederhana
Karya: Febricha Giana YunizaTawa mengalir di antara kita,
mengusir sepi, menghadirkan bahagia.
Seperti mentari di pagi hari,
hangatnya tinggal di dalam diri.
Tak perlu alasan yang luar biasa,
cukup kebersamaan untuk mencipta tawa.
Secangkir cerita, gurauan sederhana,
menjadi kenangan yang indah adanya.
Tawa adalah bahasa tanpa kata,
yang menyatukan hati dalam bahagia.
Ia tumbuh dari candaan sederhana,
Menghangatkan hati, menghadirkan bahagia.
Biarlah tawa terus mengudara,
menjadi warna di setiap langkah kita.
Sebab selama masih mampu tertawa,
selalu ada alasan untuk mensyukuri dunia.
Tualang, 12 September 2026