tangisan rindu di tengah hujan
Karya: FEBIOLAdi bawah langit yang kelabu, seakan langit ikut memahami kesedihan yang kupendam. aku berdiri sendiri di balik jendela, menatap setiap tetes air yang jatuh tanpa arah. entah mengapa, hujan selalu mengingatkanku padamu, pada senyummu, suaramu, dan kebersamaan yang kini hanya tinggal kenangan.
Rindu ini semakin berat ketika aku menyadari bahwa mungkin kau sudah tidak lagi mengingatku. Aku ingin memanggil namamu, tetapi hanya kesunyian yang menjawab. Air mata perlahan jatuh, bercampur dengan suara hujan yang menutupi tangisanku.
Andai waktu dapat kembali, aku ingin mengulang setiap kebersamaan bersamamu. Namun kenyataan mengajarkanku bahwa tidak semua yang kita cintai akan selalu tinggal. Kini, aku hanya mampu merindukanmu dalam diam, sambil berharap hujan malam ini dapat membawa pesan bahwa hatiku masih menyebut namamu, meski kau telah jauh.
palu, 30 Agustus 2026