AIR MATA UNTUK IBU
Karya: FAHRUL HARUNAir mata untuk ibu
Di setiap sudut rumah yang sunyi,
aku teringat senyum yang tak pernah hilang.
Ibu... engkau adalah cahaya dalam gelapku,
yang selalu menenangkan saat hatiku rapuh.
Setiap tetes keringatmu adalah kasih yang tulus,
setiap kata nasihatmu adalah pelita hidupku.
Maafkan anakmu yang sering membuatmu sedih,
kadang aku lupa betapa besar pengorbananmu.
Jika aku menangis, engkau yang menghapus air mataku.
Jika aku jatuh, engkau yang mengangkat tanganku.
Ibu, terima kasih atas segala cinta yang tak bertepi.
Doaku selalu menyertai langkahmu,
semoga Tuhan selalu melindungimu di mana pun engkau berada.
Gorontalo, 9 September 2026