RAPUH
Karya: Daffa' Rizky RadiansyahTerjemputlah air dari setitik hilir,
ditemukannya pada sepucuk tangkai anyelir.
Sebagaimana petir,
sebagaimana deru desir membalut ikatan takdir. Kehidupan akan disertai oleh senang pun getir. Angin semilir, tanda perayaan syair-syair.
MENJELMA TAFSIR.
Terjemputlah tanah dari segumpal remah-remah,
ditiadakannya bak gerombolan bedebah.
Perlahan, laksana hilangnya secercah.
Perlahan, laksana bumi tak lagi indah,
tak lagi cerah; gundah, laiknya terbelah.
Darah berkuah merah, berbarengan celah.
SERAKAH MEREKAH.
Diksi kukumpulkan, rima kusamakan,
hanya nirpuas nan kurasakan.
Selayaknya mentari membangunkan insan,
Selayaknya pelikan menelan makian.
PERSETAN.
Malang, 4 September 2026