"Satu Nama di Setiap Isak"
Karya: CIKA ONILA"Satu Nama di Setiap Isak"
Setiap kali dadaku sesak
ada namamu yang nyangkut di tenggorokan
Ingin kumuntahkan,
tapi takut pecah jadi rintihan
yang akan terdengar satu rumah
Aku menangis di kamar mandi
biar suara keran menutupi isak
Satu... dua... tiga...
Setiap tarikan napas memanggil namamu
tanpa sengaja
seperti tubuh yang sudah hafal
Teman-teman bilang aku kuat
Padahal malam-malamku
penuh bantal yang basah
dan doa yang ujungnya selalu namamu
yang tak pernah sampai
Aneh ya
Dulu kamu yang mengajariku tertawa
sampai perut sakit
Sekarang kamu juga
yang mengajariku cara menangis
tanpa suara
tanpa air mata
hanya dada yang runtuh pelan
Kututup pintu, kututup hati
tapi namamu masih lewat di celah
menjadi hujan di hari yang cerah
menjadi sepi di tengah ramai
Sampai kapan
satu nama ini
harus tinggal di setiap isakku?
Mungkin sampai aku belajar
bahwa pergi tidak selalu berarti lupa
dan tinggal tidak selalu berarti bersama
__
Kalimantan Barat, 12 September 2026