Riuh tawa, darah derita
Karya: Belva Javda Zakiya FitriDi atas pesta pora yang meriah
Di bawah derita yang mengikis jiwa
Mereka tertawa, seakan meneguk darah
Dari luka bangsa yang menderita
Meja hijau yang kini kian ternoda
Di mana kebenaran dijual, dusta dipuja
Yang kaya melenggang tanpa beban
Yang miskin tergilas roda kekuasaan.
Merdeka hanya menjadi kata
Terucap lantang, tanpa makna
saat penguasa menutup telinga dan mata
kepada siapa lagi jeritan ini bermuara?
Yogyakarta, 31 Agustus 2026