Nirmurni
Karya: Azis Dwi MurtadhoDulu gema meletus di dada kita
Bagai ruangan tanpa dinding
Melompat dari bibir ke bibir
Hangatkan sudut paling dingin
Tanpa perlu mengetuk pintu
Musim bergerak perlahan
Bagai garis cakrawala di sore hari
Tak pernah benar-benar hilang
Hanya membias perlahan
Meninggalkan jeda semakin lebar
Sekarang jika kita saling berhadapan
Bunyi serupa ditarik dari lekuk bibir
Namun tipis dan licin
Diatur dalam tata krama yang rapi
Sekadar menjaga agar sepi tidak pecah
Kita menghadirkan bentuk yang sama
Seperti menatap cakrawala
Ada namun singgahnya tak lagi lama
Menjadi cara aman untuk menyapa
Yang dulu pernah menjadi isi kepala
Ngawi, 15 September 2026