Jejak yang tertingal
Karya: Athaya Fathin AlthafunnisaDi bawah langit kelabu yang basahAku berdiri menatap bangku kosong ituTempat biasa kita berbagi tawa dan lelahKini sunyi, merajut rindu yang membiruLangkahmu kini telah menjauh pergiMenembus batas waktu yang tak bertepiTawa renyahmu tinggal sebuah kenanganMenyisakan sepi di dalam dekapanDulu kita berjanji melangkah bersamaMenghalau badai, merajut maknaNamun takdir punya garis cerita lainMemisahkan kita dalam dekap anginSelamat jalan, sahabat terkasihHampiri damai di keabadian yang bersihAku di sini akan terus mengenangJejak langkahmu yang kini telah tenang.
Jakarta, 30 Agustus 2026