Selepas Mendung
Karya: Anggun Luthvita SiregarKutitipkan tangis kepada mendung
Sebab langit pun rupanya tahu
Tak segala yang berat mesti diumumkan
Kukira air mata akan selalu jatuh
Dari mata yang dipenuhi bahagia
Seperti gerimis yang menghidupkan halaman
Selepas musim panjang tanpa hujan
Namun hari-hari menaruh mendungnya sendiri
Menyisakan basah pada banyak sudut kehidupan
Yang tak sempat kuteduhkan
Aku masih menggenggam kata
Bahwa menyerah bukan bagian dari perjalanan
Meski sesak kerap mendahului air mata
Dan pelupuk tak selalu pandai menunggu
Maka biarlah hujan jatuh malam ini
Aku hanya ingin esok
Menemukan langit yang lebih lapang
Agar tangis yang berikutnya
Lahir dari bahagia yang akhirnya datang
Tanjung Morawa, 15 September 2026