Tangis, bukti perjuangan
Karya: Alfi Musbihatul Mujayanah HelpiahSaat aku merasa lelah dengan kehidupan ini,
saat aku merasa putus asa,
saat aku merasa tidak ada yang mengerti diriku,
saat air mata turun dengan sendirinya,
saat aku sendirian dan tangisku pecah dalam kesunyian.
Namun, aku selalu yakin bahwa
Tuhan akan mengganti lelah ini dan tangis ini dengan kebahagiaan yang tiada tara.
Bagiku, lelah adalah bukti seberapa besar perjuangan kita.
Tangis dan air mata adalah bukti bahwa perjuangan ini tidak semudah itu.
Kita boleh merasa lelah.
Kita boleh menangis.
Tetapi, kita tidak boleh mengeluh.
Kita harus selalu bersyukur.
Setidaknya, kita masih diberi kesempatan untuk berusaha mendapatkan yang terbaik.
Tangerang, 30 Agustus 2026