Hujan yang Jatuh dari Mata
Karya: Aisyah Azka TsabithaLangit menahan hujan
terlalu lama,
hingga awan tak lagi tahu
mana mendung
dan mana luka.
Di balik kaca,
setetes bening meluncur pelan—
tak membawa suara,
namun cukup untuk menerjemahkan
sebuah hati yang kehabisan kata.
Barangkali tangis
bukan tentang kelemahan,
melainkan hujan kecil
yang sengaja turun
agar sesuatu di dalam diri
tak sepenuhnya kering.
Maka biarkan ia jatuh,
seperti malam yang melepas gelap,
seperti tanah yang menerima hujan
tanpa pernah bertanya
mengapa langit begitu basah.
Sebab setelah segala yang tertahan
menemukan jalan pulangnya,
barangkali mata akan kembali menjadi jendela—
bukan untuk menyembunyikan luka,
melainkan untuk melihat
bahwa esok masih menyimpan cahaya.
Kairo, 13 September 2026