Karya: Wahyu Pujiastuti
Riuh tawa terdengar di sudut bumi,
bercakap-cakap panjang penuh dengan arti.
Dari kita yang awalnya belum mengenal kawan,
tawa mengubah dinginnya ruang menjadi persahabatan.
Tawa adalah bahasa bumi yang paling nyata,
dapat dimengerti siapa pun termasuk kita.
Di saat dunia terasa berat dan penuh tekanan,
ada tawa tulus yang memberikan kekuatan.
Jangan biarkan duniamu terkunci dalam kesunyian,
sebab riang getaran tawamu penuh kebebasan.
Dengan hati ikhlas tanpa keluh kesah,
bahagiamu kini menjadi harta paling mewah.
Yogyakarta, 23 Agustus 2026