Karya: Syarahil Ashidqi
Hujan mungkin membenciku
karena merenggut tawa
buah hatinya
Sekarang aku tahu
betapa hina
wajah yang terbahak saat
usainya seseorang
Mungkin wajar saat ini
tubuhku dipreteli tawa
yang persis
melengking
di tenggorokanku saat itu
Gurauan itu mungkin telah
menyesal, aku pun tak tahu
Jika ada kesempatan,
aku ingin gadis
kecil itu terbahak-bahak
melihatku saat ini
Agar paling tidak, hujan itu
selalu membenciku
Bogor, 23 Agustus 2026