Dibaca: Memuat...
Tunas di Atas Puing
Karya: Salsabila RahmadantyDi bawah langit malam yang pernah runtuh,
Kupungut satu persatu serpihan diri yang rapuh.
Luka menganga bertransformasi menjadi tanah subur,
Tempat benih ketabahan mulai berakar dan terkubur.
Derai air mata dengan setia menyiram sunyi,
Menghidupkan kembali asa yang hampir mati.
Kini, dari celah retak jiwa yang penuh siksa,
Muncul sehelai daun hijau yang penuh makna.
Biarlah badai kembali datang mengoyak raga,
Sebab akarnya telah menancap begitu perkasa.
Luka ini bukan lagi lambang dari kehancuran,
Melainkan sebuah pintu gerbang menuju kedewasaan.
Magelang, 30 Juli 2026