Dibaca: Memuat...
Retak yang Mengajari Akar
Karya: Nur InayahRetak hadir tanpa suara,
mengusik damai yang kupelihara.
Sebagian mimpi luruh dan patah,
meninggalkan sunyi yang belum menyerah.
Luka tinggal dari hari ke hari,
menorehkan jejak di dalam diri.
Kesedihan datang membawa berat,
mengguncang hati yang dahulu kuat.
Waktu tidak menghapus luka,
waktu mengajarkan hati terbuka.
Bagian diri yang pernah patah
dirawat perlahan tanpa menyerah.
Retak mengajarkan akar bertahan,
menembus tanah yang penuh tekanan.
Semakin dalam akar bertumbuh,
semakin teguh diri menjadi utuh.
Bekas luka tidak perlu disangkal,
sebab darinya keteguhan berawal.
Yang pernah runtuh tidak selalu kalah,
yang pernah terluka dapat kembali tabah.
Kini, retak bukan lagi ancaman,
melainkan jalan menuju keteguhan.
Akar tumbuh, diri pun utuh,
luka berlalu, kehidupan bertumbuh.
Banjarmasin, 29 Juli 2026