Dibaca: Memuat...
Tumbuh dari Keretakan
Karya: Noviyanti HerlinaAda saat ketika malam terasa terlalu pekat,
dan duka memagut dada tanpa pernah meminta izin.
Setiap sayatan menyimpan dingin yang menusuk,
meninggalkan jejak kepedihan yang seolah abadi.
Namun, tanah yang retak adalah tempat terbaik
bagi benih ketabahan untuk mulai menyapa bumi.
Luka tidak pernah hadir untuk menghancurkan,
ia adalah hujan berdarah yang membasahi akar jiwa.
Di dalam gelap yang sunyi dan menyiksa,
dahan-dahan kesabaran perlahan merangkak naik,
menembus pekatnya air mata yang pernah jatuh,
meraih cahaya baru yang belajar memberi hangat.
Kini, ketakutan tak lagi memiliki kuasa.
Sebab setiap parut adalah jejak kemenangan,
bukti bahwa dari keretakan paling dalam sekalipun,
sebuah jiwa sanggup tumbuh, tegak, dan kembali mekar.
Samosir, 30 Juli 20269