Karya: Nazwa Alya Naura
Dari bilik kota yang bising ini...
Setiap kelokan dan tanjakan tajam kian menyiksa
Seakan lembaran hidup telah ditutup
Menelan sunyi, mengubur mimpi kala nurani tak lagi berdaya
Tawa boleh saja merenggut asa yang ada
Pertemuan indah bisa saja tersita masa
Tapi ini teramat berat menggelayut sauh di pundak raga
Hingga jemari kaki menyerah, pudar langkahnya
Jika jejak hanya meninggalkan luka
Jutaan rencana dalam perbincangan itu
Bagaikan ranah persinggahan yang gagal meraih mahligai impiannya
Rencana itu kini telah mati
Menjadi sebuah tumpukan usang
Kehilangan adiwarnanya, terkubur dalam sepi yang selamanya gersang
Kediri, 13 Juni 2026