Perih Yang Disimpan
Karya: MutoharohSejenak bibir ini terdiam
Pandangan mata kosong
Sebutir air menetes di pipi
Berat rasa tuk ucap suatu kata
Hanya jawab, iya..
Ku rasa setelah semua berlalu
Semua akan membaik
Dan baik-baik saja
Nyatanya semakin perih ini di simpan
Semakin,ditempa air mata
Dia baik di kalangan temannya
Namun,tidak di hidup istrinya
Capek hati ini harus selalu mengingatkan
Karna baginya..
Aku hanyalah tempat untuk pulang
Bukan tempat mencari kebahagiaan
Tapi setelah ini
Ku pastikan, aku tak lagi sama
Dengan apa yang dia inginkan
Kendal, 27 Agustus 2026