Divo Alliya Pratama - Calon Yang Gugur (OSN 3.7)

📅 01 Agustus
Dibaca: Memuat...

Calon Yang Gugur

Karya: Divo Alliya Pratama


Aku masih menyimpan secarik kertas itu 
Telah menguning dimakan waktu, tepinya compang-camping 
Tinta namaku luruh bersama hujan air mata 
Namun goresannya masih berteriak: "Calon Abdi Negara"

Pagi tu aku berpamitan pada rahim yang melahirkanku 
Sepatuku memantulkan cahaya, langkahku menantang mentari 
Ucapku: "Doakan anakmu lulus, Bu" 
Beliau menjawab: "Pulanglah membawa nama baik, Nak"

Surat itu tiba saat langit runtuh dalam tangis 
Jariku gemetar membelah amplop yang dingin 
Satu kalimat: "Mohon maaf..." 
Lalu kulipat rapi, kukubur dalam peti laci

Seragam belum sempat kupakai 
Namun telah kubayar dengan mimpi 
Kini aku menyambung hidup dengan cara lain 
Tangan ini menyapu, menjajakan dagang... agar dapur tak padam

Ibu Pertiwi, maafkan anakmu yang gugur 
Walau raga ini tak sempat berselimut lorengmu 
Makamku tak bersemayam di tanah 
Makamku bersemayam di relung dada kiri


Padang,29 juli 2026