Herbarium Luka
Karya: DINI AZKIYALuka menyapaku tanpa suara
Menetap lirih di ruang jiwa
Kupeluk pedih sebagai cahaya
Agar gelap lupa cara berkuasa
Kugenggam retak seperti doa
Tak kubiarkan berubah nestapa
Sebab setiap duka yang setia
Menyimpan musim untuk berbunga
Waktu menenun luka perlahan
Menjadi embun di ujung harapan
Air mata jatuh tanpa sesalan
Lalu menjelma mata air kehidupan
Aku tak meminta langit cerah
Cukup hati yang enggan menyerah
Sebab badai tak selalu mematah
Kadang mengajari akar berjejak
Kini langkahku tak lagi gentar
Meski bekas luka masih berpendar
Sebab manusia tak lahir dari benar
Melainkan dari hati yang terus mekar
Jika kelak kau melihatku terang
Itu bukan karena luka hilang
Melainkan karena dalam setiap petang
Aku belajar tumbuh, lalu pulang
Dolok Masihul, 30 Juli 2026