Dea Friskana Dara - Gerbang Yang Membisu (OSN 3.7)

📅 01 Agustus
Dibaca: Memuat...

Gerbang Yang Membisu

Karya: Dea Friskana Dara


Kau tahu mimpi?

Semesta mengajarkanku bahwa tak semua harapanku ditakdirkan menjadi suara.
Ada yang tumbuh bersama doa-doaku yang paling tulus, namun ia gugur sebelum sempat dipanggil namanya.

Barangkali begitulah semesta bekerja.
Dunia terlalu sering memuja yang nyaris sempurna, sementara celah-celah kecil pada manusia dijadikan alasan untuk berpaling.

Aku pernah menitipkan masa depanku pada sebuah gerbang bernama universitas syiah kuala.
Kubayangkan langkahku suatu saat akan sampai di sana, memeluk ilmu, menjemput hari-hari yang selama ini hanya hidup dibayang bayang masa keciku.
Namun ternyata, gerbang itu tak pernah benar-benar terbuka untukku,
Gerbang itu seakan membisu.

Hari itu, bukan hanya sebuah kesempatanku yang hilang.
Tapi duniaku yang runtuh, mimpiku, dan cita cita masa keciku.

Mimpiku rebah pelan,
Seakan langit mencabut separuh jiwa yang selama ini kupelihara dengan harapan.
Aku berdiri di antara puing-puing cita-cita, memunguti serpihan keyakinan yang tak lagi utuh.

Orang-orang hanya melihat hasil akhirnya.
Tak ada yang mendengar betapa keras doaku yang pecah setiap malam,
Betapa sering aku memaksa senyum agar air mata tidak lebih dulu tiba.

Mungkin benar, ada mimpi yang hanya ditugaskan singgah, bukan menetap.
Datang untuk mengajarkanku bahwa kehilangan pun mampu mengubah manusia menjadi lebih kuat, meski harus tumbuh dengan dada yang penuh retakan.

Dan jika suatu hari nanti semesta kembali bertanya tentang mimpiku,
Akan kujawab dengan mata yang masih menyimpan luka:

“Aku pernah memiliki langit yang begitu dekat.
Hanya saja, takdir memilih meruntuhkannya sebelum sempat kugenggam.”


Bener Meriah, 30 Juli 2026