Dibaca: Memuat...
Aku Berhenti
Karya: Cici ArliaAku berhenti berharap.
Katanya, "Mustahil!"
Aku berhenti berdoa.
Katanya, "Tidak ada jalan!"
Aku meraung dalam keputusasaan.
Sepi, tak ada yang peduli.
Sunyi, tak ada yang tahu.
Bulan yang bertahun lamanya kurindukan, telah menjauh.
Ia dijauhkan dari pandanganku.
Aku tersadar,
aku telah dikutuk menjadi buta!
"Agar kau berhenti berharap lantang,
pada bulan yang terlalu terang!" katanya.
"Agar kau berhenti bermimpi,
pada bintang yang terlalu tinggi!" katanya.
"Agar kau berhenti berangan halu,
pada bunga yang mudah layu!" katanya.
Hingga saat aku melihat setitik cahaya dan melangkah sambil berangan,
aku melihat bulan, bintang, dan bungaku—yang telah lama kurindukan.
Maka kugapai mereka,
lalu kubakar, dan kukubur.
Hidup-hidup, sedalam-dalamnya.
Hanya aku yang dapat menentukan,
bagaimana garis takdir benda-benda kesayanganku itu.
Dimusnahkan atau dilenyapkan!
Batam, 30 Juli 2026