Karya: Balqis narthadilla kirana
Tapi Tahukah Kamu?
Aku tersenyum di hadapanmu,
berpura-pura tak ada yang pilu.
Menjadi insan yang selalu mendukungmu, meski hatiku terpasung oleh waktu.
Tapi tahukah kamu?
Di setiap tawa yang kuberikan,
ada air mata yang kutahan.
Di balik riang yang kupamerkan,
ada harapan yang kupendam sendirian.
Aku tahu,aku bukan takdirmu, bukan nama yang disulam semesta untukmu.
Namun bagaimana bisa aku ragu,jika hatiku selalu mengarah padamu?
Aku melangkah menjauh perlahan, bukan karna pasrah pada nestapa.
Namun karena aku sadar dalam kepastian,cinta ini takkan pernah menjadi nyata.
Tapi tahukah kamu?
Melangkah dalam duka yang temaram, di bawah langit malam yang membisu, di relung kalbu yang terdalam,cintaku abadi hanya untukmu.
Jakarta, 5 maret 2025