Karya: ANDRIANI
Apa sebenarnya takdir itu?
Mengapa ia selalu bersama tangis?
Aku tersesat dalam setiap tanya yang kubuat sendiri.
Mencari jawaban yang bahkan tak tahu harus kutanyakan kepada siapa.
Aku bertanya!
Mengapa aku dicintai?
Mengapa aku dilukai?
Dan mengapa aku diciptakan?
Aku mulai berjalan di antara takdir diselingi tangis.
Menampung setiap tetes di dalam pelupuk mata yang terluka karena tangis.
Aku mulai terdiam!
Tak ada jalan untuk lari,
Sebab takdir lebih dulu mendekap diri.
Aku mulai mengerti!
Jawaban takdir bukan hanya di dalam tangis.
Tetapi, ia ada di dalam hidup yang magis.
Aku hidup karena takdir.
Aku pulang Karena takdir.
Takdir bukanlah kesalahan,
Tetapi ia adalah bentuk perjuangan.
Bukan dunia yang memilih kita, Tetapi Tuhan.
Dan itulah takdir.
Palu, 24 Agustus