Mama, Rumah yang Tak Pernah Pergi
Karya: Aliani Rima AyuDi saat rumah kehilangan suara,
dan keluarga tak lagi sempurna,
engkau tetap berdiri di sana,
menjadi pelita di tengah gelapnya dunia.
Engkau bukan hanya seorang ibu,
tetapi juga ayah dalam hidupku.
Menanggung lelah tanpa mengeluh,
menyembunyikan luka di balik senyummu.
Aku tahu, mungkin engkau pernah menangis,
ketika malam menjadi begitu sunyi.
Namun, di hadapanku engkau tetap tegar,
seolah tak pernah ada luka yang mengejar.
Mama, maaf jika aku belum mampu membalas,
setiap perjuangan yang engkau lewati.
Jika kelak aku mampu membuatmu bangga,
itu akan menjadi hadiah terindah dalam hidupku.
Terima kasih telah bertahan,
ketika dunia terasa meninggalkan.
Bagiku, Mama bukan sekadar rumah,
Mama adalah rumah yang tak pernah pergi.
Pemalang,29 Agustus 2026