Dibaca: Memuat...
Bunga dari Retakan
Karya: Safira Al-AbsaGoresan sabda menusuk tajam sukmaku
Menancap dalam menorehkan jelaga
Raga merintih merengkuh sembilu
Mati, hati meredup sunyi
Dari luka yang menganga
Ku lihat segaris warna bukan lagi pelangi
Melainkan kelam yang perlahan menepi
Melebur bersama air mata yang menyapa bumi
Tubuh yang rebah terangkat perih
Berjalan terseok-seok menyapa bumi
Mencari jabatan tangan penawar nyeri
Kupaksakan kaki melangkah tanpa tumpuan
Menyusuri sungai kelam penuh harapan
Kupanjatkan doa'a sepanjang perjalanan
Meminta ridho dari sang pengubah keadaan
Bulan menjadi penuntun tenang
Hati dan dada kulapangkan penuh keikhlasan
Kini kuarahkan pandangan pada langit yang mulai bersinar
Dengan seribu harapan yang kuinginkan
Berjalan mengikuti cahaya demi masa depan
Sebagaimana bunga tumbuh dari retakan
Yogyakarta, 29 Juli 2026