Ruth Rianti - "Sebuah impian yang kugenggam erat, kini terlepas dan buyar seketika." (OSN 3.7)

📅 24 Juli

Sebuah impian yang kugenggam erat, kini terlepas dan buyar seketika.

Karya: Ruth Rianti


Di atas lipatan tangan yang gemetar, aku pernah membisikkan sebuah doa. Ingin melayani, menjadi gembala, dan menuntun jiwa-jiwa di bawah naungan kasih-Nya. Impian itu kukekap erat di dada, menjadi satu-satunya arah yang membuat mataku berbinar penuh harapan.
Namun dinding rumah berbisik tentang kenyataan yang dingin. Himpitan ekonomi keluarga merenggut mimpi murni yang kupertahankan. Dalam sekejap, cita-cita indah itu terlepas dan buyar seketika, tenggelam dalam duka yang teramat dalam.
Lalu di lembar pilihan SNBP, aku terpaksa melangkah pasrah. Memilih jurusan asing yang tak pernah kucintai, hanya agar asa keluarga tidak sepenuhnya padam. Kini aku berjalan membawa raga tanpa hati, sambil berbisik lirik dalam senyap: apakah Tuhan juga berada di jalan yang tidak kupilih ini?


Aceh tenggara, 23 Juli 2026