Dibaca: Memuat...
Doa yang Beku
Karya: Rierind KoniyoAda hari dimana aku melihat awan tak lagi berwarna putih
Ia menjelma kelabu pekat, diam-diam memberi isyarat
Bahwa semesta pun pernah rapuh.
Dan takkan membiarkanku terombang-ambing menggantungkan harap pada langit.
Jangan bilang ingin seperti diriku
Atau mengira diriku lebih beruntung
Sebab dibalik ukiran senyumku
banyak hamparan mawar layu
Tahukah kau betapa lelah memeluk hati yang jemu.
Biarkan aku mengukir luka pada dinding waktu
Bukan untuk meratapi masa lalu
Hanya saja kelak ingatanku,
Takkan diam membisu.
Manusia adalah pengembara waktu,
Masing-masing memikul luka dan mengecap bahagia
Hanya saja pada waktu yang berbeda
Asalkan saja bukan doa kita yang beku.
Gorontalo, 29 Juli 2026