Dibaca: Memuat...
Tenggelam dalam Arunika
Karya: Nur Wulan RamadhaniTatkala kulabuhkan harapan
Pada sepasang tangan yang tak lelah mengadah
Kugenggam mimpi hingga menjadi nadi
Kupandangi cakrawala,
Sementara kristal pilu perlahan luruh.
Kuraih ufuk membawa harapan yang kutanam lebih dalam daripada keraguan.
Kutatap langkah yang tertinggal, sementara banyak kaki lebih dahulu temukan muara.
Di antara reruntuhan asa, ku pungut serpih cahaya yang nyaris padam.
Pernah ingin kugugat takdir pada semesta
Namun, siapa aku?
Bahkan untuk tetap bernafas, aku masih bergantung pada kasih-Mu.
Tuhan tak pernah keliru menanam benih
Bila hari ini belum berbunga,
mungkin akulah musim yang masih ia siapkan
Sebab kita hanya melangkah, Tuhanlah yang menetapkan arah.
Palembang, 23 Juli 2026