Karya: Nisbatun Tiyas.
Langit hitam bergemuruh
Jerit meraung memeluk raga
Halilintar menyambar setiap ruh
Terbakar amarah mengepal rasa
Jiwa-jiwa rakyat miskin terasa mati
Tersiksa meratap asa dalam kubangan nestapa
Setetes kesejahteraan rakyat hanya ilusi
Kau penjahat di atas nama pemimpin negara
Melucuti Pancasila yang kini tiada lagi bermakna
Uang umpeti menjelma pajak mencekik rakyat
Bajingan! di atas bajingan! tanpa hati nurani
Bungkam!, bungkam! mulut rakyat tiada patuh
Kenapa kau todongkan pistol itu ke arah kami
Harusnya kau tembak dirimu, atau kami yang menembak mu
Halilintar menyambar menembus gelapnya hati
Merasuki jiwa yang tiada lagi memaafkanmu
Mati, mati, mati, kau di tangan rakyat mu!
Atau Tuhanmu yang akan menyiksamu
Kau mencabik-cabik kami yang penuh luka
Jiwa raga rakyatmu mengepal penuh amarah
Luka di atas luka…
Seakan meruntuhkan angan
Mustahil anak cucu kami bahagia
Kau bajingan! di atas bajingan!
Semarang, 18 juli 2026.