SETUMPUK BUALAN PETINGGI
Karya: Maulana Yusuf AjumaSedari dulu kusadari...
aku bukan apa-apa
aku bukan siapa-siapa
Di suatu kala...
Ada seorang berkata,
seorang pemimpin yang terlihat berwibawa
menebar sebuah filosofi
bagi raga-raga tanpa jiwa
"Biasakan, terbiasa, bisa"
dikatakannya lantang, dengan jas rapi di atas singgasana
Aku percaya, naifnya, aku percaya
Tumbuh tunas impi pada kalbu yang telah membiru
berharap yang didengar bukan bualan semata
Aku berusaha, usaha, usaha
nihil. Semuanya nihil.
Pasrah dikelabui oleh takdir
ranting harapan mati tertimbun kenyataan
Mimpi-mimpi sirna dibabi buta kebijakan negara
Hukum berkata: pemimpinlah yang berkuasa
sesiapa yang melawan dibungkam dan dipidana
tiada keadilan bagi rakyat tak berdaya
Menara asa yang kubangun runtuh tak bersisa
segala ingin telah menjadi angan belaka
Mandailing Natal, 20 juli 2026