Berserak untuk Terhimpun
Karya: Maritza NafisahAku pernah menyusun bintang satu per satu,
berharap esok akan bersinar lebih terang.
Namun angin datang membawa mimpiku pergi,
hingga harapan indah itu berubah menjadi debu.
Bukan aku tidak ingin bangkit,
bukan aku tidak ingin mencoba lagi.
Hanya saja, terkadang jalan yang diberikan takdir
tidak selalu sesuai dengan yang aku inginkan.
Kini yang tersisa hanyalah diam dan sepi,
menyimpan rindu yang belum bisa tersampaikan.
Namun aku percaya, debu itu tidak akan selamanya hilang.
Karena mimpi yang pernah jatuh
bisa tumbuh kembali menjadi lebih kuat.
Sekarang aku menyusun kembali mimpiku,
dengan lebih sabar dan hati-hati.
Sebab aku sudah belajar,
bahwa jatuh bukan berarti harus berhenti.
Tanah Laut, 15 Juli 2026