Menyulam Sunyi Menjadi Cahaya
Karya: Jihan Santika DewiDi lorong waktu yang dingin dan hampa,
Suara luka berbisik tanpa sapa.
Jejak kecil menangis di dalam diam,
Dipeluk malam yang pekat dan kelam.
Namun perih tak membunuh asa,
Jiwa yang ditempa takkan binasa.
Dari reruntuhan duka yang panjang,
Sayap yang patah kembali terbentang.
Sembilu lama kini menjadi penuntun,
Merangkai keteguhan yang tersusun.
Aku tak lagi meratapi bayang,
Menjemput takdir dengan tenang.
Bukan lagi korban yang terpasung,
Melainkan fajar yang terus membumbung.
Depok, 21 Juli 2026