Dibaca: Memuat...
Alamat Bernama Luka
Karya: Hana Aulia RahmahJika luka memiliki alamat, mungkin sejak lahir namaku telah tertulis di sana. Aku tumbuh dari seorang ibu yang lebih dulu kehilangan cinta, sementara ayah telah berpulang ketika usiaku baru tiga bulan dalam kandungan.
Barangkali itulah sebabnya seseorang pernah berkata bahwa aku hidup tanpa utuhnya kasih seorang ayah. Entah benar atau tidak, aku hanya tahu bahwa kehilangan telah menjadi bahasa pertama yang kupahami.
Di rumah, kesempurnaan adalah syarat untuk diterima, sedangkan kesalahan sekecil apa pun berubah menjadi penghakiman. Kasih sayang terasa seperti utang yang kelak harus kulunasi dengan keberhasilan.
Maka aku berdoa, bukan hanya memohon masa depan yang baik, tetapi juga berharap suatu hari menemukan satu pelukan yang tidak menagih apa pun selain kehadiranku.
Majene, 29 Juli 2026