Euis nurhalimah - Tunas disela retak jiwa (OSN 3.7)

📅 28 Juli
Dibaca: Memuat...

Tunas disela retak jiwa

Karya: Euis nurhalimah



Di dalam dada yang kerap menjadi ruang sunyi,
Ada perih yang berakar, merayap dalam senyap,
Menghujam bilik-bilik rapuh yang telanjur letih.
Kita sering mengira badai datang untuk merobohkan,
Padahal ia hanya membersihkan sisa-sisa rapuh masa lalu,
Membiarkan air mata jatuh sebagai hujan pertama yang membasahi tanah gersang.
​Dari retak-retak jiwa yang sempat hancur lebur,
Siapa sangka, perlahan tunas ketegaran mulai menyembul.
Ia tidak tumbuh dari puji atau pelukan hangat,
Melainkan merangkak naik dari dasar luka yang paling pekat.
​Kini, aku belajar memaafkan setiap sayatan semesta.
Menjadikan perih sebagai pupuk yang merawat kedewasaan,
Sebab di balik helaan napas yang nyaris patah,
Selalu ada keindahan yang sengaja disiapkan Tuhan—
Bahwa perempuan yang pernah hancur lebur,
Selalu tahu cara terbaik untuk tumbuh dan kembali bernyawa.



Sumedang, 28 juli 2026