Di Antara Retak, Aku Bertumbuh
Karya: Essenza Kamilah QuranicDi antara retak, aku belajar tegak,
bukan karena dunia selalu ramah,
melainkan sebab harapan enggan menyerah.
Luka pernah singgah, mengukir sunyi,
mengajarkan bahwa air mata
bukan akhir sebuah perjalanan.
Dari setiap jatuh, kutemukan langkah;
dari setiap kehilangan, kutemukan makna.
Aku tak memusuhi bekas yang tertinggal,
sebab di sanalah keberanian berakar.
Retak bukan tanda rapuh,
melainkan celah bagi cahaya
menyapa jiwa yang hampir padam.
Kini aku tumbuh,
bukan menjadi insan tanpa luka,
melainkan insan yang mampu memeluknya.
Karena hidup bukan tentang sempurna,
melainkan tentang terus bertumbuh
hingga syukur mekar di setiap doa.
Depok, 26 Juli 2026